// STRENIK.AUDITLENSE · AUDIT & KEPATUHAN
TAHAP UAT
Dari checklist sampai temuan ditutup — satu alur kerja yang terlacak.
Strenik.AuditLense menggantikan spreadsheet dan utas email yang biasa dipakai tim untuk menjalankan audit internal. Susun template yang bisa dipakai ulang, kerjakan checklist, dan kawal setiap temuan melalui remediasi sampai terverifikasi dan ditutup — dengan dashboard yang selalu menampilkan seluruh program audit.
// CARA AUDIT BIASANYA BERJALAN
Auditnya selesai dikerjakan. Gambaran menyeluruhnya tidak pernah ada.
Checklist di-copy-paste dari spreadsheet audit sebelumnya — setiap audit dimulai dengan versi yang sedikit berbeda.
Temuan tercatat di tracker dadakan, satu per auditor, tanpa skala severity yang disepakati.
Status remediasi ada di utas email — tidak ada yang benar-benar yakin apa yang sudah diperbaiki.
Tenggat terlewat tanpa suara, karena tidak ada yang mengingatkan sampai rapat tinjauan.
Manajemen bertanya bagaimana progres program audit — dan jawabannya butuh sehari untuk disusun.
Bukan karena tim Anda tidak teliti — tapi karena spreadsheet dan inbox memang tidak pernah dirancang untuk menjalankan program audit.
// CARA KERJA
Satu alur. Dari template sampai penutupan yang terverifikasi.
Setiap tahap terhubung ke tahap berikutnya. Akses mengikuti penugasan, status tidak bisa dilompati, dan setiap tindakan tercatat di log aktivitas.
01
Mulai dari template
Template siap pakai sudah memuat checklist — judul item, deskripsi, referensi kebijakan dan regulasi — sehingga setiap audit dimulai konsisten, bukan hasil copy-paste.
02
Tugaskan auditnya
Buat audit, tugaskan auditor dan auditee, tetapkan jadwalnya. Akses mengikuti penugasan: setiap orang melihat audit yang menjadi tugasnya; manajer melihat seluruh organisasi.
03
Kerjakan checklist
Auditor menandai setiap item Pass, Fail, atau N-A beserta catatan. Semuanya tersimpan otomatis selama mereka bekerja, dan progress bar menunjukkan persis sampai mana audit berjalan.
04
Catat temuan, kawal remediasinya
Item yang gagal menjadi temuan dengan severity, auditee penanggung jawab, dan tenggat. Auditee mengirim bukti tertulis beserta lampiran; alurnya melacak setiap temuan dari Open sampai Verified.
05
Verifikasi, tutup, laporkan
Auditor memverifikasi bukti lalu menutup temuan — atau mengembalikannya. Audit tidak bisa dinyatakan selesai selama masih ada temuan terbuka, dan dashboard tetap menampilkan seluruh program.
// YANG ADA DI DALAM PLATFORM
Seluruh siklus audit, dalam satu sistem.
Satu alur kerja yang terhubung — template, pelaksanaan, temuan, pengawasan — dengan data setiap organisasi terisolasi dan akses ditegakkan berdasarkan peran dan penugasan di semua bagian.
Template Audit
Setiap audit dimulai konsisten
Template siap pakai dengan item checklist dan referensi kebijakan. Duplikasi untuk membuat versi baru, arsipkan untuk memensiunkan — pustakanya tetap bisa dicari berdasarkan nama, jenis, dan status.
Pelaksanaan Checklist
Checklist yang hidup, bukan form untuk disubmit
Pass / Fail / N-A beserta catatan, tersimpan otomatis selama auditor bekerja, dengan progress bar yang selalu terbarui. Hanya bisa diedit selama audit berstatus In Progress — tidak pernah setelahnya.
Temuan & Remediasi
Temuan dikawal sampai benar-benar diperbaiki
Setiap temuan punya severity, auditee penanggung jawab, dan tenggat remediasi. Auditee mengirim bukti beserta lampiran; auditor memverifikasi dan menutup — atau menolaknya kembali ke remediasi.
Dashboard & Pelaporan
Seluruh program terlihat sekilas
Audit per status, temuan terbuka dan lewat tenggat, tren penyelesaian, dan sebaran severity — bisa difilter, dibatasi sesuai peran, dengan pengingat tenggat yang terkirim sebelum ada yang terlewat.
// YANG MEMBEDAKAN
Dibangun mengikuti cara tanggung jawab audit benar-benar berjalan.
Akses mengikuti penugasan, bukan sekadar jabatan.
Orang yang sama bisa menjadi auditor di satu audit dan auditee di audit lain. Strenik.AuditLense membatasi akses per penugasan — ditegakkan di API, bukan sekadar disembunyikan di UI.
Skala severity milik Anda, bukan milik kami.
Setiap organisasi menentukan sendiri tingkat severity-nya — nama, warna, urutan — alih-alih dipaksa memakai Critical/High/Medium/Low milik orang lain.
Status tidak bisa direkayasa.
Transisi siklus ditegakkan sistem: audit tidak bisa ditandai selesai selama masih ada temuan terbuka, dan remediasi hanya bergerak maju lewat bukti yang dikirim dan diverifikasi.
Audit trail untuk proses auditnya sendiri.
Perubahan penugasan dan tindakan pengguna tercatat untuk penelusuran — sistem yang melacak kepatuhan Anda bisa menunjukkan siapa melakukan apa, dan kapan.
// JADWALKAN DEMO
Lihat program audit Anda berjalan sebagai satu alur kerja.
Ceritakan bagaimana audit di tempat Anda berjalan hari ini — berapa kali setahun, standar apa yang harus dipenuhi, atau apa yang paling ingin Anda lihat lebih dulu. Kami tunjukkan Strenik.AuditLense secara langsung.